Tabrakan KM. Rimba dari Kacamata Pelaut
Kronologis Kejadian : (* dari berbagai sumber, daftar korban disini )
Lokasi : 05.54.07 S – 106.48.07 E, atau di sekitar Pulau Damar, Kepulauan Seribu.
Kapal Motor Rimba bertabrakan dengan Harapan Indah, 4,5 mil barat laut Pulau Damar, Kepulauan Seribu. Saat kejadian, Kapal Motor Rimba berangkat dari Tanjung Priok menuju Belawan sementara Harapan Indah sedang menarik tongkang pasir dari Lampung menuju Marunda.
pukul : 00.30 WIB
Jam segini adalah jam jaga Mualim II ( 2nd Officer ), jam setelah applusan. Dengan berbaik sangka bahwa di Rimba Tiga-pun aturannya sama, yaitu harus ada Duty AB ( Juru Mudi Jaga ), maka lengkap sudah di crew di Rimba Tiga.
Untuk TB. Harapan Indah, menurut pengakuan Nakhoda ( Live di TV One ) dia bilang.. “Saat itu saya masih diatas, saya yang pegang kemudi..”. OK, Kapten belum turun ke kabin, Munkin ngobrol dulu dengan Mualim II-nya selepas jaga 8-12. Atau ngobrol dengan Mualim I, apabila dikapal tersebut tidak ada Mualim II.
Di Sisi Rimba Tiga, disebutkan di TV One juga, bahwa tabrakan terjadi ketika crew sedang sholat dan yang lain Istirahat. Jam segitu jam tidur orang. Terus siapa yang sedang Sholat?? Jam 00.00 Lebih..
Ada empat kemungkinan. Watchkeeping Officer dan Duty AB, 8-12. Dan dua lagi adalah jam 12-4. Kemungkinan adalah 3rd Officer dan AB-nya.
Nakhoda TB. harapan Indah berkata “Kapal RImba Tiga sudah diberi dipanggil dengan VHF, CH 16 dan disorot dengan lampu sorot”.
OK, kita semua tahu hal ini, lampu Sorot, ALDIS-pun ada di Kapal.
Nakhoda TB. harapan Indah “kemudian saya banting kemudi ke Kiri..”
Kapal RImba III, cargo Semen. Wah.. sebentar aja kena air, pasti tenggelam. Kapal semen lain yang tenggelam, MV. Pagaruyung (selat bangka), MV. Andalas ( andalas IV kalau tidak salah ) di Aruih Raya, Aceh.
Study kasus :
Dua-Dua Kapal SALAH!!
1. Rimba Tiga
Kemana yang Jaga? Di panggil kok ga dengar disorot kok juga ga tahu? Padahal cuaca saat itu cerah. Seharusnya dari jauhpun kapal sudah kelihatan, kecuali bila cuaca lagi hujan dan kabut. Kadang didepan kapal ada kapalpun ga nampak. tapi kan ada RADAR?
Sholat kah? masak 2 orang ( Duty officer & Duty AB) Sholat semua? Radar kan ada, teropong ada, VHF, standby terus, apalagi kalau ada AIS dan ARPA, lengkap kan..?
Apa ngobrol di CH. lain, ngerumpi dengan kapal lain, terus AB-nya disuruh masak mie? itu kapal dengan situasi saling berhadapan, Ingat P2TL kan Pak? ya rubah haluan ke kanan kan?? Dan lagi itu adalah TugBoat loh Pak, harusnya kan kita yang ngalah, mereka termasuk tipe kapal yang terbatas olah geraknya loh..
Dan Seharusnya dengan Posisi ( RUTE, VOYAGE ) seperti itu, Anda memberi jalan kepada TugBoat.. Kemudi kanan 10 pun beres..
2. TB. Harapan Indah
Harusnya (menururt aturan COLREG) cikar ke KANAN lo Capt, jadi posisi Kiri-kiri atau merah-merah, bukannya cikar kiri dan hijau-hijau. Memang saya mengerti, kadang pergerakan kapal mengharuskan kita berbuat hal seperti itu, apalagi punya gandengan di belakang ( saya pernah di TugBoat), tapi.. kadang sifat ngalah sedikit juga ada gunanya..
Mohon maaf.., Sekedar mengingatkan diri saya sendiri dan semua. Bahwa pada saat kita jaga, Keselematan Kapal dan seisinya adalah tanggung jawab kita!!!!
- kapal tubrukan
- tubrukan kapal
- pelaut go id
- kasus tubrukan kapal km rimba 3
- tubrukan kapal di laut
- tabrakan kapal laut saling berhadapan
- tabrakan kapal saling berhadapan
- sebab kapal laut tubrukan
- saat kapal sandar kru dapat turun dari kapal
- tubrukan kapal cargo
Related posts:
- Terbaru dari KM. Rimba III – 10 Orang masih hilang Berita terbaru dari KM. RImba Tiga.. Blog.Pelaut.Biz – Tiga jenazah...
- Kapal Tabrakan dan tenggelam MV. RIMBA III VS TB. Harapan Indah. Tim gabungan...
- Download Video KM. Rimba Tiga Download Video KM. Rimba tiga.. Source : liputan6, SCTV. Downloaded...
- Hacking The Bridge Series Hacking The bridge ( HTB )bukanlah tutorial atau sharing ilmu...
- KOPERASI PELAUT : BMT EL INSAN AMANAH MULIA Telah didirikan Koperasi Pelaut Syariah dengan nama BMT El. Insan...

Wah..
Sing hati-hati Pak..
Pelajaran buat kita semua..
Salam kenal mas, apa mungkin officer on watch + AB nya terlalu cape biasanya kalo lagi sandar kru kurang istirahat,ada yang turun atau pulang kerumah…ya sangat disayangkan memang kalo Vhf dipakai buat ngerumpi dengan kapal lain… atau memasak pada saat jam jaga. Kita memang tidak mau mengalami kecelakaan tapi kadang sikap kita yang bisa menyebabkan hal itu terjadi.Ini bisa dijadikan ini sebagai peringatan buat semua untuk lebih berhati hati sebab keselamatan kru dan kapal adalah tanggung jawab orang jaga.
Salam kenal, apa munkin selain AB duty dan OOW ngantuk (kecapean habis dari sandar di pelabuhan)or sholat bisa juga dua-duanya kurang mengerti P2TL jadi kecelakaan tidak bisa terhindarkan.. OOW adalah perwakilan kapten yang bertugas bernavigasi dengan aman!!! jadi sesibuk,secapek apapun dia harus melakukan tugasnya dgn baik.Semoga ini menjadi peringatan bagi kita semua agar lebih bertanggung jawab dalam melakukan tugas.
Salam kenal tuk semua.
Tapi maaf lho pak, menurut pendapat saya, kan “kebugaran” dalam tugas jaga juga diatur dalam P2TL bukan ?
Saya yakin dari kronologis kejadian tubrukan kapal tersebut berangkat dari Tg.Priok sekitar jam 21/9 malam lah bilang saja begitu, jika mualim2 yang kurang istirahat karena kegiatan muat sebelumnya dlm hal ini mualim 2,karena 00-04 adalah jam jaga rawan, kenapa tidak mengajukan keberatan pada master? Bahwa dirinya sedang tidak yakin dalam menjalankan tugas dikarenakan hal2 td. Tetapi memang dibutuhkan kekompakan dlm hal ini.
Terima kasih sebelumnya…
Salam
Salam kenal,
Kalau membaca keterangan dari nakhoda kapal tugboat dan aturan p2tl, sepertinya nakhoda rimba 3 dan petugas jaganya kecapean banget so gak dengar apa2 gak lihat apa2
padahal masih di daerah dekat pelabuhan.
ya memprihatinkan.
cover both side
pemberitaan yang adil adalah meliput kedua pihak yang berselisih dengan porsi seimbang. pernyataan nkd tb yang disantap oleh media kemudian ditelan mentah2 oleh pembaca n pemirsa tentu saja menyudutkan r3. pihak r3 nampaknya tidak terpancing untuk melakukan perang pernyataan. mereka lebih berkonsentrasi pada upaya kemanusiaan, pencarian dan penyelamatan. penulis sempat ngobrol dengan beberapa keluarga korban. rata2 mereka puas karena mendapat informasi dan layanan yang baik dr pihak r3. setahu penulis
r3 sering masuk singapore. sbg pelaut kita tahu bagaimana ketatnya psc singapore. jd, terlepas dari faktor human error, jika ada, dapat dipastikan r3 memenuhi standar safety imo. bagaimana dengan tb-tb kita?
salam
saya putri dr nakhoda km rimba 3.saya berterima kasih atas komentar2nya. Salam kenal….
saya Nunuk anak dari alm capt Wasthon-nahkoda rimba 3 saya diminta kakak saya Veni berkomentar disini. jujur saja saya masih sedih dg kejadian ini, hari selasa tgl 3 maret saya masih ketemu di jakarta dg beliau dan tgl 4 maret saya masih ditelp tp tgl 5 Maret saya dapat kabar. Kalau boleh saya sarankan untuk kru kapal sebaiknya tdk membawa keluarga(istri/anak) krn biar bagaimanapun akan mengganggu konsentrasi bekerja yang menuntut konsentrasi yang tinggi. hal ini pernah dikemukakan bapak yg sebenarnya agak keberatan kalau ada yang membawa keluarga. tapi karena toleransi dg anak buah maka diijinkan juga. dg ada kejadian seperti ini siapa yg akan disalahkan? terima kasih
@Veni
@nunuk
Saya pribadi turut berduka Cita atas kejadian tersebut..
Semua berpulang pada 2nd officer, duty officer pada saat kejadian.. Memang membawa keluarga itu dilarang, tapi berpulang juga kepada kebijakan intern kapal..
Duty Officer itu kalau sudah di bridge bertanggung jawab menjaga keselamatan kapal dan isinya selama tugasnya..
@Nunuk
ya …kita harus bersabar dan anggap ujian bagi yang ditinggalkan
@Nunuk
turut berbelasungkawa